Monday, June 12, 2006

wARnA WaRNi KotA gEdE

1 bulan 4 hari aku di kota ini. Disinilah aku hidup sekarang, jauh dari orang tua, jauh dari pacar, jauh dari teman-teman sepermainanku. Kota yang sangat besar, penuh polusi penuh dengan beragam jenis manusia, penuh dengan berbagai macam jenis kendaraan, penuh dengan gemerlap duniawi.
Jakarta... Ibukota Negara Republik Indonesia. Kota tujuan semua orang. Sampe saat ini aku masih belum percaya bahwa aku tinggal disini.
Aku sering berfikir melihat orang-orang disini (include me). Apa yang mereka cari sebenarnya?? Ada yang berbicara (nama dirahasiakan) sama aku, dia adalah seorang manager di suatu perusahaan beton. Beliau mengatakan bahwa

hidup di jakarta klo udah ketemu selonyo (enaknya) pasti enak, disini yang namanya uang keliatan, beda klo kita kerja di daerah

yah begitulah katanya. Orang-orang disini tidak lagi mementingkan hasanah budaya Indonesia, Pakaian, mereka semua berpakaian ala inggris or amrik. Sikap, mereka semua bersikap individualisme dan saling sikut menyikut. what is this?!? negara kita dulu adalah negara yang besar, dan ditakuti, sekarang negara kita lemah, kadang jg bener kata-kata politikus yang kerjaannya cuma nonton dan gak bantuin pemerintah, negara ini sudah lemah... Aku sedih ngedengernya, negara ini adalah dimana aku dilahirkan dan dibesarkan. Kok jadi lemah.
Banyak ketakutanku tinggal di jakarta antara lain Banjir, Gempa Bumi, Kerusuhan, Rampok, Copet. Inget omongan seorang temenku (kost lama di jogjakarta), terkait dengan kejadian gempa bumi di jogjakarta kemaren. Beliau bercerita bahwa

aku pnh nanya kepada salah seorang paranormal yang hebat (mbuh sopo), dia berkata kenapa di aceh, jogja banyak makan korban, karena disana daerahnya "panas" (edited by fadel), azab Tuhan (dalam salah satu agama yang ada di Indonesia) akan menghancurkan 40 rumah beserta isinya jika di lingkungan tersebut tedapat perbuatan maksiat

aku terdiam, dan sempat bertanya pada hati nurani? Jakarta Tinggal Tunggu Nasib, mungkin itu sebuah judul yang menarik, jakarta kota dengan hingar bingar kehidupan dunia, dan dibilang oleh orang-orang kebanyakan salah satu surga dunia, memang tinggal menunggu nasib kapan akan di eksekusi oleh Tuhan. Kita cuma bisa berdoa untuk berbuat kebaikan dan beribadah kepada-Nya supaya pengeksekusian tersebut tidak sampai terjadi.
Oh ya menyambung crita tentang merapi meletus di blog yang lama, beberapa malem yang lalu, aku sempat bermimpi lagi, dan memang benar, merapi semakin besar awan panas dan larva panasnya.
Apa arti semua ini sebenernya?? Gempa di semua tempat, Gunung bergejolak, Polusi dimana-mana.
Apa mungkin ramalan jayabaya yang mengatakan pulau jawa akan tenggelam bakal terjadi?!? ah itu cuma ramalan. Kita berharap aja, bukan jakarta yang duluan tenggelam.

5 comments:

Anugerah said...

Hi., good person
Ya, hebat bener di jaman sekarang yang banyak orang terlena kamu masih punya kesadaran hidup. Kamu adalah satu orang sejuta orang yang punya kemampuan itu. Memang begitulah adanya apa yang kamu impikan itu kemungkinan besar terjadi, karena mimpi itu adalah pesan buat orang orang yang punya ketajaman hati agar kita menjadi siap menghadapinya.,tapi kadang orang tidak peduli dan menganggap bulshit mimpi kita dan gak mengambil pelajaran dari mimpimu, sama aku juga suka mimpi seperti itu,tapi biarlah waktu yang menjawab....

bless u

Toni said...

Jakarta ya del? duitnay lebih kelaitan dariapda kerja di daerah? ah masak siihhhhh .. yang keliatan tuh sumpek poll!!! palign tersiksa sama rasa tidak amannya .. kemana-mana was was terus .. hak asasi, freedom for fear tidak didapatkan .. itu juga termasuk sembako je Del .. klo gk terpenuhi yo .. piye yooo ..

Alif said...

Sangat menarik untuk dibaca : Menyibak Tabir Misteri Nusantara di http:\\nurahmad.wordpress.com

Anonymous said...

belajar banyak

somebody said...

酒店經紀人,菲梵酒店經紀,酒店經紀,禮服酒店上班,酒店小姐,便服酒店經紀,酒店打工,酒店寒假打工,酒店經紀,酒店經紀,專業酒店經紀,合法酒店經紀,酒店暑假打工,酒店兼職,便服酒店工作,酒店打工經紀,制服酒店經紀,專業酒店經紀,合法酒店經紀,酒店暑假打工,酒店兼職,便服酒店工作,酒店打工,酒店經紀,制服酒店經紀,酒店經紀