Friday, September 21, 2007

Menjadi Dosen ataukah Profesional Employee

Bimbang, bingung ntah perasaan apa yang ada dalam hati ini sekarang.

 

Kurang lebih 1 tahun lalu (tepat pas gempa bumi Jogjakarta), saya dipanggil oleh kampus untuk mengikuti test psikologi untuk menjadi staff pengajar ditempat dimana saya berkuliah dulu. Saat itu ketika saya baru lulus dari kuliah semua baik-baik saja, saya semangat datang. Kedatangan itu juga didukung kondisi pekerjaan yang pada waktu itu statusnya sebagai karyawan kontrak outsource di salah satu perusahaan besar ternama di Indonesia. Mengapa saya yakin mau keluar, karena pada waktu itu semangat idialisme dan juga keadaan kontrak, dengan asumsi bahwa ketika kontrak habis maka saya akan dipanggil menjadi dosen.

 

Ternyata perkiraan dan planning saya itu mleset jauh… dimana ketika kontrak saya habis saya diterima di sebuah perusahaan besar terkenal lainnya di Indonesia dan saya memutuskan untuk tidak meneruskan kontrak saya di perusahaan lama tersebut. Status karyawan saya menjadi karyawan tetap dengan probation 3 bulan dan juga berbagai benefit yang sangat menggiurkan.

 

3 bulan dari proses probation saya sudah berlalu, dan Alhamdulillah sekarang saya hanya tinggal menunggu SK yang dicetak. Dan pada saat sekarang saya mendapat panggilan untuk test interview di kampus saya sebagai dosen (Sabtu, 22 September 2007). Saya bingung…. Jika saya menjadi dosen, mungkin saya bisa dan mampu dan juga punya keinginan. Namun keadaan sekarang saya membutuhkan financial yang bukan buat saya dan saya hitung jika saya menjadi dosen saat ini, tidak mencukupi.

 

Bukan berarti menjadi dosen tidak mempunyai proses financial yang lebih, namun ada proses untuk menjadi dosen tersebut, pertama-tama, dosen itu adalah bukan dosen tetap, tapi menjadi dosen tidak tetap, dengan biaya yang cukup untuk diri sendiri sampai kita diangkat menjadi dosen tetap (dari statement ini berarti masih ada kemungkinan untuk tidak diangkat menjadi dosen tetap). Nah disinilah saya bingung apakah benar adanya berita tentang proses itu, apakah ada yang bisa menjawab, atau saya hanya sekedar termakan issue?

 

 

3 comments:

Anonymous said...

haloo.. perkenalkan saya seorang perempuan 24 th yang mempunyai keiginan yang sama dengan anda. mm... tapi sekarang sy bingung bagaimana caranya untuk menjadi dosen?? apakah saya harus melanjutkan kul ke s2 dan mengambil jurusan yang sama?? kira2 dr saya lu2s s2 apa yang harus sy lakukan melamar ke tiap2 universitas atau menunggu low untuk dosen??
tlg kasi jawaban y... sy hargain kebaikan anda. email sy di inidholmes@yahoo.com
thank u...

Anonymous said...

saya pun demikian saat ini diantara dua pilihan yang sama, menjadi dosen dengan tujuan akhir menjadi PNS tetapi di sisi lain pekerjaan swasta yang menjanjikan financial yang lebih dari cukup namun statusnya tetaplah swasta, arti nya siap kapan pun berakhir.

somebody said...

酒店經紀人,菲梵酒店經紀,酒店經紀,禮服酒店上班,酒店小姐,便服酒店經紀,酒店打工,酒店寒假打工,酒店經紀,酒店經紀,專業酒店經紀,合法酒店經紀,酒店暑假打工,酒店兼職,便服酒店工作,酒店打工經紀,制服酒店經紀,專業酒店經紀,合法酒店經紀,酒店暑假打工,酒店兼職,便服酒店工作,酒店打工,酒店經紀,制服酒店經紀,酒店經紀