Thursday, September 20, 2007

Petasan

Cetar cetor cetar cetor, bunyinya petasan

 

Setiap kali memasuki bulan puasa, pasti di pinggir-pinggir jalan atau di pasar-pasar banyak abang tukang jualan petasan. Mengapa orang jualan petasan itu hanya di bulan Ramadhan?? Saat ini petasan itu sudah dilarang, karena sering memakan korban anak-anak.

 

Oke kembali lagi ke asal muasal petasan itu di bulan Ramadhan, mungkin petasan itu pada jaman dahulu kala digunakan untuk membangunkan sahur oleh warga. Kenapa harus petasan dan bukan kentongan? Ingatlah sejarah kita tentang Negara kita yang dijajah bangsa asing. Nah bangsa asing ini menggunakan mesiu sedangkan bangsa kita menggunakan bamboo runcing. Nah klo kita gunakan bamboo, reflek kita pada masa itu kurang bagus (alias kita tidak akan bangun), apabila kita gunakan suara seperti ledakan atau serangan dari penjajah maka, kita bisa bangun dan langsung sigap.

 

Seiring dengan perkembangan zaman dan mudahnya barang-barang masuk ke Indonesia datanglah yang namanya jam weker, handphone dengan alarmnya dan juga penjajah yang sudah tidak menjajah lagi maka penggunaan petasan pun semakin jarang digunakan untuk membangunkan sahur maka petasanpun digunakan untuk main perang-perangan.