Wednesday, September 03, 2008

Email Politik

Pagi-pagi disaat saya sedang membuka-buka gmail saya, disana 2 e-mail yang berisi e-mail kampanye dari salah satu calon gubernur di Sumatera Selatan. Hmm... saya juga bingung dari mana dia mendapatkan e-mail saya.
Memang saat ini di sumsel akan melakukan pemilihan gubernur dengan 2 calon. Salah satu calon yang mengirimkan saya e-mail ini memang gencar sekali berkampanye di dunia maya, mereka sering sekali masuk ke millist komunitas blog wong-kito untuk berkampanye. Wah padahal dalam millist tersebut sudah menegakkan peraturan bahwa tidak ada politik masuk kedalam millist. Kenapa mereka tidak mengindahkan peraturan itu yah?
Untuk e-mail personal ke saya, it's ok, paling kalau saya gak mau baca saya masukkan saja sebagai spam atau langsung saya delete. Wah.. sebenernya adakah undang-undang yang menyatakan bahwa tidak boleh melakukan kampanye di e-mail. Kalau di SMS jika kita umpamakan kampanye itu adalah iklan, berarti si pengiklan ini akan meminta persetujuan dulu dari si penerima apakah mau menerima atau tidak. Tapi sayang negara ini sepertnya belum punya aturan yang jelas mengenai hukum di dunia maya, atau saya yang tidak tahu?