Thursday, October 16, 2008

Angkutan Umum (BUS) Sasaran Empuk Polisi

Tadi pagi berangkat kantor naik bus yang beberapa waktu kemudian setelah jalan bus itu ditilang oleh polisi. Saya terdiam sesaat, apa salahnya bis ini, ternyata menurut informasi dari kondekturnya, bis ini ditilang karena dia menaikkan penumpang tidak di halte. Huekkk.. saya langsung bingung, padahal bukan salahnya bus itu juga, karena penumpangnya juga memaksa naik di tengah jalan.

Mungkin dilema juga bagi si driver bus, karena apabila dia gak ngambil tuh penumpang dia mungkin selamat dari tilangan polisi, tapi dia tidak akan selamat dari sumpah serapah si penumpang (pengalaman saya kalau gak diajak pasti marah-marah sendiri) dan juga hilanglah kesempatan mendapatkan duit Rp. 2,500, tapi kalau diambil yah resikonya di tilang.

Emang semuanya itu masalah kesadaran diri penumpang dan juga sopir, kalau semua manusia di negara ini sudah sadar, disiplin dan teratur mungkin macet bisa dikurangin juga sedikit. (Macet yang disebabkan oleh angkot, bus, bukan karena volume mobil yang membengkak). Tapi kapankah itu terjadi??