Thursday, October 23, 2008

Maling atau Pemeras atau Pencopet

-          Pada waktu si A lewat di daerah depan PIM jalan radial, ada ce a.k.a ibu-ibu minta si A berhenti, lalu si Ibu minta dianterin ke Tangga Buntung. Tak lama kemudian datanglah seorang bapak-bapak yang mengaku suaminya si ibu itu. Dia berbicara kepada si A, “kamu mau nyulik istri saya yah?!?”, trus si A bingung, untung ada saksi para tukang becak yang ada disana yang mengatakan itu bukan salah si A tapi emang si Ibu itu yang minta stopin. Lalu bapak dan ibu tadi kabur. Setelah di bicarakan sama orang-orang, ini adalah modus operandi baru dari pemerasan, setelah di fitnah si bapak bakalan minta duit untuk cari damai.

-          Si A adalah tukang ojeg, lalu naiklah penumpang ke motornya, diantarnyalah orang itu ke tujuan, tapi orang itu tiba-tiba mengajak si A untuk makan pempek, ntah mengapa si A pun menurut. Setelah lama mengobrol, si A pun tak sadar telah ditinggalkan oleh penumpangnya, dan juga si A ini ditinggalkan oleh motornya sendiri. Setelah di bicarakan sama orang-orang, ini adalah Maling yang menggunakan ilmu hipnotis.

-          Pada waktu si A sedang pulang dari kantornya di Jakarta, naiklah dia bus kota, lalu tak berapa lama naiklah beberapa orang yang berlagak menjadi penumpang. Lalu tak lama kemudian salah satu penumpang tadi mepet-mepet dengan si A, merasa curiga si orang yang mepet-mepet tadi itu akan berbuat jahat, maka berpindah tempatlah si A, dan langsung saja di liatin si penumpang itu. Penumpang itu langsung saja seperti memberikan kode ke belakang. Nah baru kurang lebih 500 m, dan setelah terindikasi akan berbuat jahat, penumpang tersebut turun. Dan selamatlah si A dari para pencopet

Diatas adalah cerita-cerita dari teman-teman dan pengalaman terhadap orang yang akan berbuat jahat. Hati-hatilah… ini hanya untuk berbagi pengalaman agar apabila pembaca menemukan ciri-ciri diatas untuk segera waspada. Dan ingat jangan pernah diterapkan caranya untuk berbuat jahat kepada orang lain…