ulang tahun dan copet (modus operandi baru, tukang reflexi)
Wah tanggal 28 Desember 2008, saya berulang tahun... Happy B'Day for myself. Banyak yang saya ingin lakukan untuk berusaha maju salah satunya saya membuat sebuah blog baru yang lebih spesifik.
Blog tersebut dibuat untuk men-trigger saya supaya lebih giat belajar tentang apa yang akan dibahas di sana.
Di hari ulang tahun itu saya habiskan bersama teman-teman saya di bandung, dan kami-pun bersenang-senang bahagia.
Cukup sudah cerita ulang tahun dan senang-senangnya.....
Tanggal 29 Desember 2008, saya bermain-main ke rumah tante saya di-Ciputat, dari sana saya berencana ke CiToS. Untuk pergi ke CiToS tersebut saya naik angkot jurusan Ciputat - Pondok Labu.
Naiklah saya angkot jurusan tersebut, perjalanan dari ciputat sampai ke pasar jumat, aman, karena saya tidak sendiri didalam angkot tersebut. Oh iya, saya duduk di belakang sopir.
Setelah pasar jumat saya duduk sendiri di belakang. Sampai di lampu merah lebak bulus/Pondok Indah, si mobil angkot jalan pelan-pelan untuk mencari penumpang. Sesuatu hal aneh terjadi... Ada seorang bapak yang mau naik ke angkot tersebut, pertama saya pikir nih bapak sendiri, jadi saya pikir ini tidak masalah.
Tak berapa lama, orang-orang yang duduk/berdiri di sekitaran lampu merah tersebut ada yang menyusul si angkot (ntah nyusul angkot atau si bapaknya) dan naiklah 4 orang kedalam angkot tersebut. Disinilah anehnya, kenapa mereka naik angkot ini????, kok angkot lain yang didepan mereka yang sama jurusannya tidak mereka naikin???.
Susunan tempat duduk di angkot tersebutadalah sebagai berikut:

yang pertama naik adalah si-D, diikuti si-B, si-A lalu si-C. Setelah lebih dari 500m angkot jalan, dugaan saya tentang keanehan tersebut benar ternyata, mereka adalah kawanan si pencopet.
Kronologinya sebagai berikut:
Setelah si-D naik, si-D duduk agak ketengah, pada waktu si-C naik, si-C bilang "permisi ya mas" dan si D pun bergeser sedikit agak ke belakang (hal ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan saya bahwa mereka adalah bukan teman, tapi saya sebenernya sudah menaruh curiga).
tak berapa lama, karena si sopir merasa sudah dapat penumpang lumayan banyak, dan angkot jalan. Tak berapa lama si C tiba-tiba mengeluarkan sebuah amplop tebal yang berisi flayer, dia membagikan ke seluruh penumpang. Flayer tersebut berisi tentang pijat reflexi.
Lalu si C tiba-tiba menjelaskan dengan cara seperti langsung mempraktekkan. Pertama dia narik kaki kanan si A, lalu tiba-tiba narik kaki kiri saya.
Saya sudah menolaknya, tapi dia tetap saja memaksa, dia bilagn lurusin aja mas, jangan dikerasin santai aja... sebelumnya saya cuek dengan si C, dan melihat kearah jalan depan, tapi karena dia memaksa jadi saya melihat dia, hampir lupa dengan keadaan kiri saya.
Pada waktu dia memaksa itu saya merasa ada yang memegang kantong saya, saya langsung menoleh ke kiri dengan sigap, ternyata benar tangan dari si B melewati belakang si A untuk mengambil barang saya yang ada di kantong kiri. Jika saja kaki saya pada waktu itu lurus, maka si B sangat mudah sekali menarik barang yang ada di kantong kiri saya
Saya langsung tersentak dan terkaget, setelah saya melihat itu anehnya si C berhenti mempraktekan reflexi, saya langsung berhenti dan turun dari angkot.
Dari sini saya lihat mereka benar-benar telah membuat skenario ini, dan tugas-tugasnya adalah sebagai berikut:
1. Si-A bertugas menutupi tangan si B agar tidak terlihat dan saya tidak curiga
2. Si-B bertugas mengambil barang saya
3. Si-C meyakinkan saya bahwa mereka tidak saling kenal dan juga mengalihkan perhatian saya dari keadaan sekitar serta memudahkan jalan si B mengambil barang saya
4. si-D mencari target dan meyakinkan bahwa dia itu jalan sendiri.
Blog tersebut dibuat untuk men-trigger saya supaya lebih giat belajar tentang apa yang akan dibahas di sana.
Di hari ulang tahun itu saya habiskan bersama teman-teman saya di bandung, dan kami-pun bersenang-senang bahagia.
Cukup sudah cerita ulang tahun dan senang-senangnya.....
Tanggal 29 Desember 2008, saya bermain-main ke rumah tante saya di-Ciputat, dari sana saya berencana ke CiToS. Untuk pergi ke CiToS tersebut saya naik angkot jurusan Ciputat - Pondok Labu.
Naiklah saya angkot jurusan tersebut, perjalanan dari ciputat sampai ke pasar jumat, aman, karena saya tidak sendiri didalam angkot tersebut. Oh iya, saya duduk di belakang sopir.
Setelah pasar jumat saya duduk sendiri di belakang. Sampai di lampu merah lebak bulus/Pondok Indah, si mobil angkot jalan pelan-pelan untuk mencari penumpang. Sesuatu hal aneh terjadi... Ada seorang bapak yang mau naik ke angkot tersebut, pertama saya pikir nih bapak sendiri, jadi saya pikir ini tidak masalah.
Tak berapa lama, orang-orang yang duduk/berdiri di sekitaran lampu merah tersebut ada yang menyusul si angkot (ntah nyusul angkot atau si bapaknya) dan naiklah 4 orang kedalam angkot tersebut. Disinilah anehnya, kenapa mereka naik angkot ini????, kok angkot lain yang didepan mereka yang sama jurusannya tidak mereka naikin???.
Susunan tempat duduk di angkot tersebutadalah sebagai berikut:

yang pertama naik adalah si-D, diikuti si-B, si-A lalu si-C. Setelah lebih dari 500m angkot jalan, dugaan saya tentang keanehan tersebut benar ternyata, mereka adalah kawanan si pencopet.
Kronologinya sebagai berikut:
Setelah si-D naik, si-D duduk agak ketengah, pada waktu si-C naik, si-C bilang "permisi ya mas" dan si D pun bergeser sedikit agak ke belakang (hal ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan saya bahwa mereka adalah bukan teman, tapi saya sebenernya sudah menaruh curiga).
tak berapa lama, karena si sopir merasa sudah dapat penumpang lumayan banyak, dan angkot jalan. Tak berapa lama si C tiba-tiba mengeluarkan sebuah amplop tebal yang berisi flayer, dia membagikan ke seluruh penumpang. Flayer tersebut berisi tentang pijat reflexi.
Lalu si C tiba-tiba menjelaskan dengan cara seperti langsung mempraktekkan. Pertama dia narik kaki kanan si A, lalu tiba-tiba narik kaki kiri saya.
Saya sudah menolaknya, tapi dia tetap saja memaksa, dia bilagn lurusin aja mas, jangan dikerasin santai aja... sebelumnya saya cuek dengan si C, dan melihat kearah jalan depan, tapi karena dia memaksa jadi saya melihat dia, hampir lupa dengan keadaan kiri saya.
Pada waktu dia memaksa itu saya merasa ada yang memegang kantong saya, saya langsung menoleh ke kiri dengan sigap, ternyata benar tangan dari si B melewati belakang si A untuk mengambil barang saya yang ada di kantong kiri. Jika saja kaki saya pada waktu itu lurus, maka si B sangat mudah sekali menarik barang yang ada di kantong kiri saya
Saya langsung tersentak dan terkaget, setelah saya melihat itu anehnya si C berhenti mempraktekan reflexi, saya langsung berhenti dan turun dari angkot.
Dari sini saya lihat mereka benar-benar telah membuat skenario ini, dan tugas-tugasnya adalah sebagai berikut:
1. Si-A bertugas menutupi tangan si B agar tidak terlihat dan saya tidak curiga
2. Si-B bertugas mengambil barang saya
3. Si-C meyakinkan saya bahwa mereka tidak saling kenal dan juga mengalihkan perhatian saya dari keadaan sekitar serta memudahkan jalan si B mengambil barang saya
4. si-D mencari target dan meyakinkan bahwa dia itu jalan sendiri.


Syukurlah kalau tidak terjadi apa-2 dan tidak sempat ada barang yang berhasil di ambil oleh kawanan pencopet tst.
Trims 4 cerita modus operandi ituhh...
Posted by
xonket |
1:07 AM
Alhamdulillah e del..nga kenapa2 loe..bisa2 Quicksilver loe yang baru dibuka di rumah nenek gue melayang hehe
Posted by
Eko Rahman |
2:35 AM
mas podels sangat beruntung.
Posted by
Anonymous |
6:11 AM
Posis Gw dimana del???
Posted by
co-that |
7:02 AM
ado yang menggang yg laen dak delz...aku takut be..takut mereka HOMOK..jadi naksir ente..hahaha
Posted by
ibunk |
11:21 AM
@xonket,@eko, @anonymous trima kasih, ya saya bersyukur masih bisa selamat
@co-that posisi lo lagi nunging
@ibunk untungnyo dak katek bung, adi masih perjaka aku :D
Posted by
podelz |
9:18 PM
wakakka..ada-ada aja orang sekarang..
itu nyopet skalian ngeraba2 kli ya..?kmunya napsuin sih.. :x :*
Posted by
Goemmi Goemilang |
9:53 AM
aq nda mau jd copet...cepot aja
Posted by
Hanna Mutia Agista |
11:40 PM
Woh podho Del...biyen nek pas koncoku cewek uayu n sueksy tenan...tapi sing mijet koncoku...dn pura-pura sikile lara. Hmmm...pancen
Posted by
Faizal Makhrus |
11:30 PM
Waduh! Kalo yg mijit si C adalah cewek seksi and mijitna uenak mesti sampeyan dah jadi victim, hiiiy
Posted by
rha-k |
6:01 AM