Wednesday, August 19, 2009

Merantau (untuk) Merah Putih

Film Indonesia sekarang sudah cukup banyak, dan kebanyakan film tersebut jika tidak tentang horor, komedi atau percintaan. Gw cukup bosan melihat film yang kebanyakannya isinya tentang hal-hal tersebut. Ditengah kebosanan saya ada 2 film beberapa bulan yang lalu yang menurut gw apik, yaitu film Garuda Di Dadaku dan juga King. Kedua film ini sepertinya membangkitkan semangat berjuang dan juga nasionalisme.
Ngomong-ngomong soal nasionalisme, kemarin tanggal 17 Agustus 2009 Indonesia baru merayakan HUT yang ke 64, Selamat yah Indonesia (saya juga posting di blog satunya tentang ini :P). Dan pada momen itu juga, ada dua film nasional yang cukup menarik perhatian saya.
Film pertama adalah Merah Putih *gw gak nemu official webnya*. Film yang gw tonton tanggal 18 Agustus 2009 ini menurut gw dapat melepaskan kangen para penonton Indonesia tentang film yang mengangkat perjuangan bangsa ini. Film ini cukup berbeda dengan film perjuangan jaman dulu, gambarnya menarik, dan juga film ini merupakan trilogi, jadi film ini tidak habis dalam 1 kali tonton, oh iya bahasa belandanya juga gak cuma inlander-inlander dan hotverdome *WARNING, tulisannya salah karena gw gak tau nulisnya gimana*. Gw gak mau ceritain tentang content dari film ini, karena spoiler itu tidak baik untuk kesehatan, tapi gw mau kasih tau, dalam satu scane, pada waktu gw nonton, penonton di depan gw sampe mau berdiri dan teriak MERDEKA!!!, tapi ditahan temennya karena malu kali yah... huakkaka....
Film Kedua adalah Merantau. Film yang baru saja gw tonton ini menurut gw dapat melepaskan kangen para penonton Indonesia tentang jagoan dari Indonesia. Ha ha.. ini bukan si Boy, atau si Pitung, ini benar-benar berbeda. Ntah mengapa gw nonton ini seperti nonton film Jet Li, Jackie Chan ataupun Bruce Lee, tapi dengan gaya berkelahi yang sungguh berbeda, sungguh Indonesia sekali, dan ceritanyapun menganggat budaya dari salah-satu daerah di Indonesia. Seperti film merah putih, ada kejadian norak juga yang dilakukan penonton dalam film ini, sehabis berkelahi yang keren banget, ada beberapa orang yang tepuk tangan dan juga habis nonton juga mereka tepuk tangan *ini juga terjadi pada waktu gw nonton Garuda Di Dadaku, dimana penonton tepuk tangan sehabis nonton*.
Yah kedua film ini cukup mengihibur dan juga sangat membantu memberikan warna dalam dunia perfilman Indonesia. Sebagai orang Indonesia seharusnya kita tonton 2 film tersebut karena selain ceritanya menarik, efek gambar (pada Merah Putih) dan gerakan pemain (pada Merantau) sangatlah bagus.

sumber gambar: http://www.merantau-movie.com/

1 comment:

erfano nalakiano said...

aku sudah nonton Merah Putih, membangkitkan rasa nasionalisme.
yang merantau aku belum nonton....

salam kenal!
serujadiguru.blogdetik.com