Friday, November 02, 2007

Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau

Gw masih inget banget disaat gw baru lulus kuliah dimana saat itu gw juga sudah bekerja di sebuah perusahaan consultan IT, dimana disana gw coding ampe jempalitan (berlebihan). Disana gw melihat orang-orang lain yang bekerja tidak coding sepertinya enak.

Lalu Pada bulan Mei 2006, gw pindah dari sana ke sebuah perusahaan manufaktur dengan posisi IT Sepecialist. Disini Gw gak coding karena sesuai dengan keinginan gw pada waktu dulu saat bekerja sebagai coder, gw pengen kerjaan tanpa coding. Dan hal itupun terjadi. Gw gak coding. 1 Bulan pertama, hal tersebut memang rasanya sangat bahagia, Namun setelahnya, saya merasa boring, ternyata ingin kembali ke jalan coding, akhirnya secara tidak langsung saya membantu para programmernya untuk melakukan coding. Namun, tepat 1 tahun kerja di sana akhirnya gw pindah lagi.

Disini (saat ini) gw keluar dari IT, dimana kerjaannya seputaran report dan sesuatu yang kadang tidak real. 1 Bulan pertama rasanya semangat, namun perasaan itu datang lagi, saya rasanya pengen kembali lagi ke IT.

Sampai suatu hari ntah darimana datangnya, saya mempunyai pikiran. Mungkin ini namanya rumput tetangga selalu lebih hijau. Dimanapun kita berada kita tidak pernah merasa puas, kita tidak pernah merasa senang, hanya diri kita sendiri yang menentukan kita senang bekerja disuatu perusahaan itu atau tidak. Untuk itu saya mengambil kesimpulan kenapa saya tidak stay di perusahaan ini untuk waktu yang cukup, sampai ada suatu tawaran yang lebih menarik lagi.

5 comments:

Anonymous said...

kita aktifin Running-Turtle aja yukksss.. :) -oyd-

Boaz Wibowo said...

del... aku gak merasa rumputmu lebih hijau dari rumputku tuh..??

^_^

abcde said...

@ior : kutu kupret... kurang ajar... mentang-mentang :P:P:P level kita memang beda lah, saya mengakuinya, don't worry :D

Anonymous said...

sabar delz.. gw yakin ntar lo bisa nemuin ruang 'nyaman' lo dsana, tp mungkin skrng bukan waktuny.. ^^ *sotoy*

abcde said...

@galz : oke deh kakak